Wednesday, 21 December 2016

contoh proposal usaha pengolahan ikan asin

                                       KATA PENGANTAR

     Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT.Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat,taufik,dan hidayah-Nya kepada kita semua di dalam kehidupan kita sehari-hari.Shalawat serta salam terlimpahkan kepada Nabi Muammad Saw yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang seperti zaman sekarang ini yakni dengan adanya pancaran agama Islam.
     Dengan pertolongan dan hidayah-Nya,proposal ini dapat diselesaikan dan disusun berdasarkan apa yang dikehendaki, meskipun tidak sesempurna mungkin.Merupakan suatu harapan pula,semoga proposal ini bermanfaat dan menjadi bekal kelak di tengah-tengah masyarakat serta semoga menjadi motivasi bagi penulis untuk menyusun proposal lain yang lebih baik dan bermanfaat.


                                     Kuala pembuang,22,September,2016










                                 
                                                          
                                     


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DESKRIPSI UMUM USAHA
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Visi Usaha
Misi Usaha
Tujuan Usaha
Manfaat Usaha
Deskripsi Usaha
BAB II PEMBAHASAN
Aspek Produk
Poses produksi
Aspek Pemasaran
Kelemahan produk
Penjelasan poduk
Harga produk
Anggaran dana
Pendapatan penjualan
Perkiraan Laba/Rugi
BAB III PENUTUP
Kesimpulan
Saran




                                                      



DESKRIPSI UMUM USAHA



NAMA USAHA              :PENGOLAHAN IKAN ASIN

BENTUK                         : INDIVIDU

JENIS                             : INDUSTRI KECIL

NAMA PEMILIK           :ACIL IMI

ALAMAT                      :jl.AIS NASOTIUN,RT  7,RW 2
                                              DESA SUNGAI UNDANG














                           


                                            BAB I
                                   PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG
     Indonesia merupakan negara kepulauan dengan panjang pantai lebih dari 81.000 km, dimana 2/3 wilayah kedaulatannya berupa perairan laut.Laut merupakan sumber kehidupan karena memiliki potensi kekayaan alam hayati dan nir-hayati berlimpah.Sumber kekayaan alam tersebut harus dikelola secara berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat.Salah satunya yaitu di kabupaten Seruyan ini hasil laut nya masih sangat berlimpah.jadi banyak usaha perikanan di kabupaten Seruyan telah tumbuh dan berkembang dalam bentuk usaha perikanan rakyat,dan perikanan besar milik pemerintah serta milik swasta,disini saya akan memaparkan usaha perikanan rakyat.Perikanan rakyat merupakan usaha skala kecil yang bercirikan antara lain penangkapannnya secara tradisional,pengelolaannya secara tradisional, produktivitas rendah dan pada umumnya tidak mempunyai kekuatan menghadapi kompetisi pasar.salah satu ikan yang biasa ditangkap yaitu ikan selungsungan.adapun ikan selungsungan ini rasa dagingnya kurang enak,jadi lebih baik ikan selungsungan ini di jadikan ikan kering(ikan asin). Ikan asin bukan hanya dikenal di negara Indonesia tapi ada juga di beberapa negara-negara lain seperti di singapura, thailand, malaysia dan masih banyak lagi negara lainnya. Ikan Asin kadang kala sering dipasangkan dengan nasi hangat dan sambal terasi.Banyak orang berfikir orang yang makan nasi hanya menggunakan lauk ikan asin dan sambal terasi adalah orang yang berasal dari kalangan orang yang tidak mampu atau berkekurangan. Ternyata pendapat itu salah besar, semua orang bisa menikmati kelezatan dari rasa ikan asin tersebut.Ikan asin selain harganya

                                      

                                                 1

yang terjangkau dan mudah didapat ternyata dapat di konsumsi tanpa memandang umur, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga orang tua dapat merasakan kelezatan ikan asin.Didalam ikan asin juga terdapat beberapa kandungan gizi. Berikut isi kandungan gizi yang terdapat pada ikan asin menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya:
     Ikan Asin Kering mengandung energi sebesar 193 kilokalori, protein 42 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 1,5 gram, kalsium 200 miligram, fosfor 300 miligram, dan zat besi 3 miligram.  Selain itu di dalam Ikan Asin Kering juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Ikan Asin Kering, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 70 %.
     Banyak sekali di kabupaten seruyan ini yang membuka usaha  pengolahan ikan asin salah satunya yaitu berada di Desa Sungai Undang.Dalam membuka usaha ini tidak memerlukan modal yang banyak.
     Berbicara tentang usaha pengolahan ikan asin di Kabupaten seruyan. Hal ini akan bermanfaat sebagai pendukung perekonomian daerah dan perekonomian masyarakat.
     Maka dari itu, dalam rangka mengembangkan sektor usaha kelautan yang berada di Kalimantan Tengan, khususnya yang berada di Kabupaten Seruyan yang berpotensi dikembangkannya usaha pengolahan ikan asin.Dengan adanya usaha ini,maka banyak pihak yang akan terbantu dan merasakan hasil dari kegiatan usaha tersebut, dimulai dari pihak yang terlibat dalam usaha pengolahan tersebut seperti para masyarakat disekitar yang terlibat menjadi pengelola sampai dengan pihak-pihak yang merasakan hasil dari ikan asin tersebut.







VISI USAHA
     Menjadikan usaha pengolahan ikan asin sebagai usaha kecil menengah agar mendapatkan keuntungan yang maksimal.

MISI USAHA

  • Untuk membuka lapangan pekerjaan
  • Untuk menambah pendapatan

TUJUAN USAHA
     Adapun beberapa tujuan dalam usaha pengolahan ikan asin ini adalah :

  • Meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik untuk memperoleh keuntungan.
  • Untuk menerapkan jiwa berwirausaha.
  • Melatih kemandirian.
MANFAAT USAHA

  • Mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen
  • Menciptakan lapangan pekerjaan
  • Meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan.







                              

                                   
                             
                                         DESKRIPSI USAHA
     Usaha yang akan kami mulai adalah usaha yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan(industry kecil).adapun usaha ini tidak memerlukan modal yang banyak.apabila kita membeli ikan basahnya  sebanyak 100 kg dan kalau kita keringkan beratnya ikut mnyusut dari 100 kg ikan basah bisa menjadi 60 kg ikan asin saja,walaupun banyak penyusutan nya tetapi harganya lumayan mahal,dari 1 kg ikan basah kita membeli dari nelayan dengan harga Rp.9000 saja,tetapi kalau kita keringkan harga nya lumayan mahal 1 kg ikan asin di harga’i Rp.23.000,jadi disini kita bisa mendapat ke untungan yang banyak.

                                                BAB II
                                                                                PEMBAHASAN
ASPEK PRODUK
·         Jenis Produk Usaha
Usaha ini akan memproduksi dan menjual  ikan asin yang sehat dan higines.
·         Jumlah Produk yang dibuat
Rata-rata setiap harinya biasa 100 kg ikan.
·         Waktu Kegiatan Produksi
Kegiatan produksi dilakukan setiap hari kecuali pada para nelayan tidak melaut(hari ribut).
·         Jumlah Tenaga yang Dibutuhkan
Diperlukan 3-4 orang.
·         Bahan dan Peralatan Yang digunakan
Peralatan dan bahan yang digunakan :

  • Pisau
  • Wadah besar
  • Garam
  • Ikan
                                       

                                               
PROSES PRODUKSI:
Cara membuat pengolahan ikan asin:
1.buang isi perut ikan dengan cara membelahnya dari samping mulai dari belakang sampai kepala.
2.basuh ikan dengan air sampai bersih.
3.susun ikan didalam wadah sambil ditaburi garam.
4.biyarkan ikan selama 1 malam di dalam wadah,berguna untuk meresapkan garam.
5.lalu angkat dan cuci ikan dengan air sampai bersih.
6.tiriskan ikan.
7.susun ikan di atas penjemuran biyar kan selama 1-2 hari.
8.kalau sudah kering,angkat ikan dari penjemuran.
                                         ASPEK PEMASARAN
·         Segmen Pasar
Target konsumen adalah masyarakat di daerah sekitar dan juga para pengumpul ikan asin.
·         Strategi Pemasaran
Menciptakan prudok yang higenis.
·         Sistem Penjualan/Distribusi
Biasanya dalam penjualan ikan asin ini,para pengumpul biasanya mendatangi kerumah.
KELEMAHAN PRODUK
Beberapa Kelemahan atau hambatan yang timbul
Ada beberapa kelemahan yang akan menjadi hambatan usaha, seperti :
1)      pada saat nelayan tidak melaut prudoksi ini juga tidak jalan.
2)      pada saat cuaca hujan biasanya olahan ini tidak berjalan dengan baik.


                                    

PENJELASAN PRODUK
     Apabila kita membeli ikan ke nelayan sebanyak 100 kg ikan basahnya,maka hasil nya kalau kita keringkan  bisa menjadi 60 kg ikan asin saja.tetapi harga nya juga berbeda,kita membeli ikan basahnya dari nelayan 1 kg seharga Rp.9000,tetapi kalau sudah di keringkan maka harganya akan menjadi 1 kg seharga Rp.23.000.
HARGA PRODUK
1kg ikan asin kami harga’i Rp.23.000.

ANGGARAN DANA:
Ini untuk 1 hari produksi
nama
Per unit
harga
jumlah
ikan
100 kg
Rp.9000
Rp.900.000
garam
1 sak

Rp.60.000
Upah karyawan


Rp.60.000
Total


Rp.1.060.000


PENDAPATAN PENJUALAN
60 kg ikan asin x 23.0000=1.380.000






                                    

PERHITUNGAN LABA/RUGI

Pendapatan Penjualan =         Rp.1.380.000

Pengeluaran

Biaya Bahan:
Ikan 100 kg X 9000                Rp.900.000
Garam 1 karung                      Rp.60.000 
Upah karyawan 3 orang          Rp.60.000   +
Jumlah Pengeluaran                                 Rp.1.020.000                                                     

                                         laba Bersih                                                       Rp.360.000


BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
     Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memilih suatu usaha perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha yang didirikan.Seperti mengetahui peluang usaha, lokasi yang strategis,pemasaran produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan pendirian usaha, sehingga usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik.Usaha pengolahan ikan asin ini merupakan suatu usaha skala kecil yang dapat membantu menciptakan lapangan usaha baru,sehingga mengurangi pengangguran. Usaha ini tidak memerlukan modal yang cukup besar,namun memerlukan perencanaan yang matang.

 SARAN
     Dalam mendirikan usaha sebaiknya dipersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan tepat sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.Dalam berwirausaha diperlukan keyakinan, percaya diri, dan keuletan.Semangat wirausaha harus selalu tertanam dalam diri kita.Jangan mudah menyerah menghadapi berbagai hambatan dan masalah.